0853 2001 2201 – 0812 2016 6708

Kami Semua Dari Desa ……

Oleh : WAWAN DARMAWAN

Dalam sebuah pengajian memperingati tujuh hari sejak meninggal dunia seorang isteri dosen, kami hadir di sana. Kurang lebih yang datang ada sekitar 15 orang tamu. Mereka rata-rata adalah dosen, guru besar, pejabat kampus maupun mantan pejabat di almamater saya dahulu kuliah. Mereka bercengkrama, bersenda gurai satu sama lain. Berdiskusi sekitar tema aktual yang sedang terjadi dalam masyarakat. Bahkan bercerita sekitar latar belakang kehidupan masa lalunya terutama sebelum pada kuliah di kota Bandung

Dari berbagai obrolan ringan, ada satu hal menarik yang penulis garis bawahi atas obrolan mereka tersebut. Yakni bahwa mereka adalah tokoh-tokoh yang berhasil secara pendidikan akademik. Mereka telah menyandang gelar doktor, profesor dan merupakan tokoh penting yang ikut mewarnai kebijakan-kebijakan kampus. Dan yang paling menyentuh dan terkesan atas kesuksesan karir akademik mereka semua adalah ketika dikatakan bahwa mereka semua ini awalnya berasal dari DESA.

 

Mereka katakan bahwa kami adalah orang-orang yang berasal dari orang miskin, orang-orang biasa yang di desa, orang-orang yang nekad untuk sekolah dan akhirnya harus merantau ke kota untuk sekolah. Kami adalah orang-orang desa yang hanya bermodalkan keinginan dan tekad untuk merubah nasib dan berusaha mengangkat harkat martabat keluarga lewat dunia pendidikan. Kami adalah orang yang percaya, paling tidak lewat gerbang pendidikan, hidup kami sekeluarga dan orang tua kami bisa berubah dan mendapatkan kepastian masa depan.

Yah ….. kami semua berasal dari desa ……………

Kata kunci itu yang ingin penulis katakan dan garis bawahi. Kata-kata itu amat simpel, sederhana, tetapi tidak sesederhana kata-katanya. Kata-katanya penuh energy, penuh semangat, amat percaya diri, kata-kata jujur tidak bersayap, dan apa adanya.

Penulis pikir kalau memang ada massage yang hendak disampaikan dengan kata-kata jujur tersebut, wajar jika muncul pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut; memangnya ada apa dengan DESA, mengapa harus jujur mengatakan orang-orang desa, apa yang menarik tentang kehidupan di desa, atau mengapa ada energy yang begitu besar dan terpendam dalam setiap kesuksesan orang-orang yang berasal dari desa.

Pertanyaan-pertanyaan ini menarik untuk renungkan. Barangkali perenungan ini berujung pada satu kesimpulang bahwa sebenarnya yang menghidupkan, yang meramaikan, dan menjadi wakil representative generasi kelas menengah yang ada sekarang, khususnya yang tinggal di kota-kota besar pada dasarnya adalah mereka yang dilahirkan dari keturunan-keturunan orang-orang Desa yang telah sukses meraih karir, sekolah, dan jabatan. Sukses buat orang Desa. ***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s