0853 2001 2201 – 0812 2016 6708

Cara menjadi Kaya dari Investasi Memiliki sejumlah Property

SEwawanRINGKALI anak-anak muda amat mementingkan soal penampilan dan eksistensi tatkala bertemu dengan kawan-kawannya. Lebih-lebih ketika mereka bertemu saat mengadakan acara reunian. Penampilan baik merk pakaian apa yang dipakai, tempelan property yang menempel dalam tubuh, pun khususnya tumpangan kendaraan apa yang dipakai, sudah merupakan sesuatu yang seringkali menjadi perhatian utama. Akibatnya cara berpikir untuk menakar kesuksesan seseorang berakhir dalam sorotan apa yang dilihat di “permukaan”. Padahal apa yang dilihat tersebut seringkali tidak jauh dari setting pencitraan yang bisa jadi “menjebak” siapa yang melihatnya, pun demikian menipu mereka yang melakukannya. 

Lalu mengapa membahas soal demikian menjadi penting?? Jawabannya karena hal ini penting yakni soal cara berpikir, soal cara melakukan investasi, soal pilihan investasi dan soal prioritas terhadap apa yang seharusnya kita lakukan terlebih dahulu. Ibarat membangun rumah, maka tidak mungkin kita loncat membangun konstruksi atap rumah jika konstruksi rumah sendiri belum terbangun, pun di dalamnya harus terlebih dahulu ada konstruksi pondasi apa yang kita gunakan. Demikian halnya ketika seseorang baru lulus sekolah, lulus kuliah, maka dalam memulai karir profesional atau bekerja sendiri sebagai wirausahawan, maka skala prioritas itu menjadi teramat penting. Apa yang menjadi skala prioritas bagi yang baru lulus sekolah atau kuliah atau yang baru menjalani sebagai profesional atau wirausahawan. Jawabannya adalah soal kepastian income yang masuk untuk menjadi sumber penghidupan atas kebutuhan-kebutuhan pribadi dan tentu saja kebutuhan hidup keluarga. Lalu skala prioritas apa yang kemudian menjadi penting untuk kita miliki, jawabannya tergantung konteknya. Tetapi dalam konsteks membangun konstruksi pondasi ekonomi dan dalam persfektif investasi, maka memiliki property dalam bentuk tanah atau rumah adalah merupakan keniscayaan.

Masalahnya adalah untuk mempercepat mobilitas untuk memiliki property itu terntu saja butuh alat transportasi yang akan memudahkan kita bergerak. Masalahnya apakah kita akan memprioritaskan memiliki alat transportasi beroda dua atau beroda empat?? Menurut hemat penulis, lebih baik bertahap dahulu, yakni dimulai dengan hanya memiliki kendaraan beroda dua. Hal ini didasari bahwa nilai jual kendaraan, seperti halnya barang elektronik yang akan MENURUN. Jadi membeli alat transportasi beroda dua jauh lebih prioritas ketimbang membeli kendaraan beroda empat atau mobil. Pun sambil memiliki kendaraan beroda dua, kita bisa terus menerus mencicil untuk memiliki tanah dengan investasi di berbagai lokasi, berbagai harga yang tergantung dari prosfek wilayah dimana tanah itu berada.

Kemudian seiring dengan waktu, jika kita ada berencana menjual tanah-tanah tersebut karena ada penawaran yang mau membeli dengan harga menarik, maka sebenarnya kita sedang akan pesta panen uang atas penjualan tanah-tanah tersebut. Artinya jika kita menyisihkan uang hasil kita bekerja atau hasil berbisnis yang kita simpan di bank, maka nilai investasinya akan kalah ketika kita belanjakan, mengapa? jawabannya karena terkena inflasi. Tetapi jikai kita belanjakan uang tersebut untuk membeli tanah, maka nilai jual tanah itu jauh lebih tinggi ketimbang nilai inflasi yang menggerus keuangan dan kekayaan kita. Anda percaya dengan statement saya tersebut? Anda sudah pernah merasakan kepuasan atas property tanah yang anda miliki yang telah menghasilkan uang yang banyak?

Ayo mencoba bergerak untuk investasi membeli tanah, tanah, tanah, tanah dan tanah. *wawan darmawan, profesional broker property

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s